Picture
1.Tembok Besar China
Tembok Besar China (Cina Tradisional: , Cina Ringkas: , pinyin: Chángchéng; harf. "bandar/kota panjang") atau (Cina Tradisional: , Cina Ringkas: , pinyin: Wànlǐ Chángchéng; harf. "Tembok panjang 10,000 Li (), merupakan satu siri kubu China silam yang dibina sekitar 200 SM dan diperkukuh antara akhir abad ke-14 sehingga permulaan abad ke-17, semasa Dinasti Ming, untuk melindungi utara China daripada serangan puak Mongol dan Turkik. Ia didahului oleh beberapa tembok dibina semenjak abad ke-3 SM terhadap perompak puak-puak nomad yang datang dari kawasan yang dikenali hari ini sebagai Mongolia dan Manchuria.

Panjang Tembok Besar China ini ialah kira-kira 6,400 km, daripada Shanhaiguan sehingga ke Teluk Bohai di sebelah timur yang terletak berhampiran dengan sempadan China dan Manchuria, sehingga Lop Nur di sebelah tenggara wilayah Xinjiang. Pada 2009, satu tinjauan arkaeologi baru menggunakan teknologi termaju melaporkan yang panjang keseluruhan tembok, dengan segala cabangnya, menjangkau 8,851.8 km (5,500.3 bt).


Picture
2. Petra
Petra dalam bahasa Yunani berarti "Batu" dan dalam bahasa Arab : البتراء, al-Bitrā merupakan situs arkeologikal di Yordania. Petra sendiri terletak pada dataran rendah di antara pegunungan yang membentuk sayap timur Wadi Araba, yaitu lembah besar mulai dari Laut Mati sampai Teluk Aqaba.

Picture
3. Machu Picchu
Machu Picchu juga dikenal dengan julukanya yaitu kota inca yang hilang. Salah satu keajaiban ini dibangun sekitar tahun 1450. Gaya bangunan Machu Picchu sangat mirip dengan gaya bangunan Inka kuno, berupa batu tembok berpelitur. Bangunan utamanya adalah Intihuatana, Kuil Matahari, dan Ruangan Tiga Jendela. Tempat-tempat tersebut dikenal sebagai tempat yang sakral.

Picture
4. Chichén Itzá
Chichén Itzá merupakan sebuah situs kuno peradaban suku Maya yang terkenal akan ramalanya. Situs ini terletak di Meksiko semenjak abad 800 SM. Bangunan Chichén Itzá didirikan oleh raja suku Toltec bernama Quetzalcoatl yang datang ke Semenanjung Yukatan bersama pasukannya. Kala itu suku Maya sudah bermukim di wilayah tersebut. Kemudian suku maya dan suku Toltec bersama-sama mulai membangun berbagai kuil yang menyerupai piramid. Dapat disimpulkan bahwa periode puncak dari Chichen Itza adalah gabungan dua kebudayaan, yaitu kebudayaan suku Toltec dan suku Maya.  Situs ini, konon dianggap sebagai simbol pemujaan serta ilmu pengetahuan pada masanya. 

Picture
5. Koloseum
Koloseum berada di kota Roma, Italia merupakan arena Gladiator pada masanya. Bangunan yang berukuran dengan tinggi 48 meter, panjang 188 meter, lebar 156 meter, serta memiliki luas seluruh area bangunanya sekitar 2.5 ha ini adalah sebuah karya besar bangsa romawi kuno. Dengan luas yang sedemikian rupa menjadikan tempat tersebut tempat yang megah untuk para penonton menyaksikan para Gladiator bertanding.

Picture
6. Taj Mahal
Taj Mahal merupakan diarsiteki oleh arsitektur mughal, pembuatanya memakan waktu selama 22 tahun dengan mempekerjakan 20.000 karyawan. Bangunan ini merupakan keinginan dari kaisar Mughal shah Jahan sebagai sebuah musoleum untuk istrinya yang berdarah Persia, bernama Arjumand Banu Begum juga dikenal sebagai Mumtaz-ul-Zamani atau Mumtaz Mahal. Bangunan megah ini terletak di Agra, India. Sekilas tampak bangunan tersebut berupa beton, namun jika disaksikan dari jarak dekat anda akan melihat jika bangunan ini diperindah dengan 43 jenis batu permata, diantaranya adalah berlian, jed, kristal, topaz dan nilam.



Picture
7. Mercusuar Iskandariyah
Bangunan ini masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia kuno,sebuah mercusuar yang dibangun pada abad ke-3 SM,berada di pulau Pharos berdekatan dengan kota Iskandariah kuno, Mesir Kuno.Pada masa beratus-ratus tahun lalu sebuah mercusuar di bangun dengan ketidak mungkinan apabila mengukur teknologi pada masa itu,hingga mencapai  ketinggiannya yang diperkirakan lebih dari115.Tetapi Bangunan Agung ini runtuh ketika dua gempa mengguncang pada tahun1303 dan 1323.

 


Comments




Leave a Reply